Friday , July 27 2018
Home / Artikel Kesehatan / Gula Bisa Berbahaya Seperti Rokok

Gula Bisa Berbahaya Seperti Rokok

Gula Bisa Berbahaya Seperti Rokok – Mengkonsumsi gula tidak cuma berkenaan dengan obesitas, rusaknya gigi, atau diabetes. Kian lebih itu, mengkonsumsi gula juga menyebabkan cholesterol tinggi, hipertensi, penyakit jantung, bahkan juga kanker. Tidak heran bahwa gula dikira sama jelek dengan rokok.

Beberapa pakar yakin bahwa gula beresiko racun pada badan hingga bukan sekedar tingkatkan resiko diabetes, namun juga penyakit jantung, kanker, serta penyakit kritis yang lain. Walau sebenarnya, nyaris tiap-tiap type makanan pada masa moderen ini memiliki kandungan gula.

” Gula merupakan krisis kesehatan orang-orang terbesar selama sejarah, ” tutur Dr Robert Lustig, pakar endokrin dari Kampus California.

Dalam jurnal Nature, Lustig serta rekannya menuliskan bahwa gula terlalu beresiko sehingga pemakaiannya mesti ditata sebagaimana perihal alkohol serta tembakau.

” Tiap-tiap kandungan yang mengakibatkan kecanduan, kokain, heroin, serta ada banyak lagi, membutuhkan intervensi. Sesaat belum ada aksi pada gula, walau sebenarnya kita membutuhkannya, ” katanya.

Beberapa pakar yang giat mengadvokasi perihal gula menyampaikan, gula menyebabkan untaian reaksi racun di badan yang membuahkan lemak, hormon, serta product metabolisme yang beresiko.

Gula ada di nyaris tiap-tiap makanan terkecuali daging, mentega, serta minyak. Tetapi, ada ketidaksamaan besar pada gula yang dengan cara alami ada dalam buah, sayuran, serta susu dengan gula yang ditambahkan.

Gula penambahan pada makanan keseharian kita ada dalam banyak rupa, umpamanya gula putih, gula coklat, sirup jagung, atau madu. Gula itu umumnya ditambahkan dalam jumlah tinggi dalam produk pangan.

” Alam sesungguhnya bikin gula tidak mudah didapat, namun manusia membuatnya gampang, ” tuturnya.

Dari beragam tipe gula, fruktosa-lah yang paling beresiko. Sesungguhnya fruktosa diketemukan dengan cara alami dalam jumlah sedikit di buah, namun di gabung dengan glukosa untuk bikin pemanis buatan.

Lalu, kenapa fruktosa beresiko? Dr Miriam Vos, pakar pencernaan, menuturkan, ” Fruktosa itu type gula yang dimetabolisme oleh hati. Jadi, waktu kita mengasupnya serta diolah badan, gula ini bakal tinggal dalam hati serta mulai menghasilkan lemak darah beresiko yang dimaksud trigliserida, ” tuturnya.

Lain cerita dengan gula yg tidak memiliki kandungan fruktosa, sebagaimana glukosa murni serta sirup jagung. Sesudah di proses di hati, lantas dialirkan ke peredaran darah, tak tahu badan kita memerlukannya juga sebagai daya atau tak.

Konsumsi fruktosa serta menumpuk trigliserida, dampaknya yaitu perlemakan hati serta resistensi insulin, keadaan dimana badan kurang menghasilkan insulin untuk memecah gula yang kita asup.

Resistensi insulin adalah pemicu kegemukan serta diabetes. Studi-studi terbaru tunjukkan bahwa keadaan ini dapat menyebabkan penyakit jantung lantaran mengonsumsi terlampau banyak gula dapat menghimpit cholesterol baik (HDL).

Kaitan pada resistensi insulin serta perkembangan sel tumor juga selalu dikaji, walau beberapa pakar belum mempunyai satu rangkuman.

Sayangnya, berolahraga tak seutuhnya dapat menghilangkan dampak negatif gula pada badan. Walau dengan olahraga kita dapat melakukan perbaikan cholesterol, namun umumnya susah untuk jadikan angkanya ke level yang sehat.

” Bila Anda kurus serta aktif bergerak, kerap konsumsi gula juga beresiko, ” kata Vos

Sesaat bila Anda yaitu atlet, gula terus dibutuhkan, terlebih saat sebelum serta sepanjang olahraga. ” Ada bukti yang mengatakan dampak positif fruktosa, namun jumlahnya mesti moderat, ” kata Dr Richard Johnson, pakar ginjal dari Kampus Colorado.

Mulai batasi

Meski demikian, tidak seluruhnya ahli sepakat dengan teori yang menyebutkan gula beresiko. Menurut Dr David Katz dari Kampus Yale, badan jadikan gula juga sebagai sumber daya.

” Memanglah ada dampaknya bila kita konsumsi gula terlampau banyak, namun tak perlu mendorong orang untuk hindari gula. Sampai kini kita telah mengambil pola makan rendah lemak, rendah karbohidrat, lantas saat ini kita juga rendah gula. Kita dapat kekurangan nutrisi, ” kritiknya.

Namun, Katz mengerti bahwa umumnya orang pada masa moderen ini konsumsi gula terlampau banyak.

Walaupun tak sepakat dengan pembatasan gula sekalipun, namun ia mereferensikan untuk mengontrol mengkonsumsi gula. Jumlah yang dianjurkan beberapa pakar yaitu seputar 9 sendok teh /hari untuk pria serta 6 sendok teh /hari untuk wanita.

Jumlah gula itu tidak cuma gula putih yang kita masukkan pada makanan atau minuman, tetapi juga kita siaga pada makanan siap saji atau paket. Baca tiap-tiap label makanan. Empat gr gula dalam paket pangan setara dengan satu sendok teh gula.

Jauhi minuman yang di beri pemanis, sebagaimana soda atau juice buah. Minuman sebagaimana juice buah umumnya memiliki kandungan fruktosa tinggi tidak ada serat atau nutrisi bergizi sebagaimana perihal buah fresh.

About Alat Bekam Murah

Admin AlatBekamMurah.Com HP : +6289671686027, BB : 2bc076b7

Check Also

Berhubungan Seksual Ketika Sudah Tua

Siapa katakan pasangan suami istri tidak butuh berhubungan seksual ketika sudah tua? Berdasar pada riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Halo, klik salah satu CS di bawah untuk menghubungi kami

Klik utk chat via WhatsApp
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.