Wednesday , July 25 2018
Home / Artikel Kesehatan / Ingin Mencegah Hipertensi, Kurangi Asupan Garam Berlebihan
mencegah hipertensi

Ingin Mencegah Hipertensi, Kurangi Asupan Garam Berlebihan

Ingin Mencegah Hipertensi, Kurangi Asupan Garam Berlebihan – Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa mengakibatkan masalah ginjal, mengakibatkan kerusakan kerja mata, menyebabkan kelainan atau masalah kerja otak, hingga bisa menghalangi pemakaian kapabilitas intelijensia dengan cara maksimal. Walau sebenarnya, hipertensi sesungguhnya dapat dihindari bila aspek resikonya bisa dikendalikan dengan memodifikasi pola hidup.

“Salah satu langkah menghindar hipertensi yaitu kurangi konsumsi garam, ” kata pakar jantung dr A Sari S Mumpuni SpJP dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, dalam seminar satu hari bertopik “Pengendalian Hipertensi Terkait dengan Stres serta Intelijensia untuk Hidup Tingkatkan Produktivitas”, Rabu (2/7), di Gedung Serbaguna Departemen Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan.

( baca juga Titik Bekam Hipertensi )

Terkecuali kurangi konsumsi garam, pencegahan hipertensi dapat juga dikerjakan dengan perbanyak mengkonsumsi makanan memiliki serat sebagaimana buah-buahan serta sayuran, hindari mengkonsumsi alkohol terlalu berlebih. “Kegemukan atau obesitas juga tingkatkan resiko terserang serangan hipertensi. Karenanya, jagalah berat tubuh seimbang, baiknya dibarengi berolah raga dengan cara teratur serta melindungi konsumsi makanan bergizi seimbang, ” katanya memberikan.

Menurut Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) th. 2001, data pola pemicu kematian umum di Indonesia, penyakit jantung serta pembuluh darah dikira juga sebagai penyakit pembunuh nomer satu di Indonesia. Masalah jantung serta pembuluh darah kerap bermula dari hipertensi. “Tekanan darah tinggi dapat dihindari bila aspek resikonya dikendalikan dengan mendorong kemandirian rakyat untuk hidup sehat, ” kata Sekretaris Jenderal Depkes Sjafii Ahmad.

“Deteksi awal untuk mereka yang belum teridentifikasi serta kepatuhan minum obat untuk yang telah terserang hipertensi yaitu kunci ingindalian hipertensi, ” kata Sjafii memberikan. Agar anggota orang-orang bisa melindungi diri dari hipertensi, aspek resiko butuh dikendalikan. Satu diantaranya, dengan mengatur stres yang beresiko besar pada penurunan tekanan darah.

Dari kontrol kesehatan pada 500 pegawai Depkes, terdeteksi bahwa 99 orang menanggung derita hipertensi. Prevalensinya di Indonesia diprediksikan meraih 17-21 % dari populasi, serta umumnya tak terdeteksi lantaran manusia bisa alami masalah hipertensi tanpa ada rasakan masalah atau gejalanya. Menurut Tubuh Kesehatan Dunia, dari 50 % pasien hipertensi yang terdeteksi, cuma 25 % yang memperoleh penyembuhan, serta Hanya 12, 5 % bisa diobati dengan baik.

Sari menuturkan, seputar 90 % atau lebih pasien hipertensi tak di ketahui pemicunya. Jadi, hipertensi adalah penyakit primer. Sedang bekasnya 10 % atau kurang yaitu pasien hipertensi yang dikarenakan penyakit lain sebagaimana penyakit ginjal serta sebagian masalah kelenjar endokrin badan. Situasi ini dimaksud hipertensi sekunder. “Menurut Joint National Committee on Hypertension (JNC0, wajarnya, tekanan darah sistolik kurang dari 120 mm Hg serta diastolik kurang dari 80 mm Hg, ” katanya menyatakan.

About Alat Bekam Murah

Admin AlatBekamMurah.Com HP : +6289671686027, BB : 2bc076b7

Check Also

Berhubungan Seksual Ketika Sudah Tua

Siapa katakan pasangan suami istri tidak butuh berhubungan seksual ketika sudah tua? Berdasar pada riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Halo, klik salah satu CS di bawah untuk menghubungi kami

Klik utk chat via WhatsApp
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.