Monday , July 30 2018
Home / Artikel Kesehatan / Resiko Penyakit Jantung dan Stroke Di Balik Nasi Goreng

Resiko Penyakit Jantung dan Stroke Di Balik Nasi Goreng

Resiko Penyakit Jantung dan Stroke Di Balik Nasi Goreng – Nasi goreng yaitu menu andalan beberapa orang. Makanan ini umum di nikmati waktu sarapan atau makan malam karena enak serta gurih. Sayangnya, kandungan minyak didalam nasi goreng termasuk juga tinggi hingga mengkonsumsi terlalu berlebih bisa mengakibatkan kelebihan asupan kalori.

Dokter spesialis gizi klinik Inge Permadhi menyampaikan, kerapkali orang tak mengerti penambahan minyak pada makanan yang dikonsumsi. Walau sebenarnya, makanan berminyak termasuk juga nasi goreng dapat memiliki kandungan kalori 2 x lipat dari pada makanan yang sama juga dengan langkah memasak yang tidak sama.

” Umpamanya kerupuk, bahan dasarnya cuma memiliki kandungan 10 kalori, tetapi saat kerupuk digoreng, minyak bakal menempel serta menaikkan kalori sejumlah 9 kalori. Hingga totalnya yaitu 19 kalori, nyaris 2 x lipatnya, ” tutur Inge dalam suatu talkshow ” Kampanye Sehat Nestle Indonesia : Zona Sehat Nestle ” di Jakarta, Kamis (10/4/2014).

Menurut Inge, kandungan minyak pada nasi goreng termasuk juga tinggi lantaran dimasak memakai minyak goreng atau mentega. Bila dipanaskan, ke-2 bahan itu bakal beralih jadi lemak jemu yang bisa tingkatkan resiko penyakit, umpamanya penyakit jantung serta stroke. Belum lagi resiko kegemukan.

>> obat alami untuk stroke dan penyakit jantung <<

Inge mengutamakan, mengkonsumsi minyak pada setiap saat makan tak bisa kian lebih ukuran satu ibu jari. Bila telah kian lebih itu jadi bisa disebutkan makanan yang dikonsumsi telah memiliki kandungan lemak yang terlalu berlebih.

Lemak, lanjutnya, baiknya dikonsumsi berbentuk mentah, umpamanya penambahan minyak zaitun pada sambal atau salad. Mengkonsumsi minyak berbentuk gorengan bakal menaikkan konsumsi kalori yang semestinya bisa ditukar dengan pangan lain yang lebih bergizi, umpamanya ditukar dengan sayuran serta lauk yang memiliki kandungan protein.

” Namun, tetap harus bila digoreng berbarengan dengan nasi goreng, kandungan minyaknya terus tinggi, ” tutur dokter dari Departemen Pengetahuan Gizi Fakultas Kedokteran Kampus Indonesia-Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (FKUI/RSCM) ini.

Karenanya, Inge merekomendasikan untuk membatasi mengkonsumsi nasi goreng serta makanan yang digoreng lain. Demikian sebaliknya, langkah memasak makanan bisa ditukar dengan yang lebih sehat, sebagaimana dikukus, di rebus, disangrai, atau ditumis dengan sedikit minyak.

About Alat Bekam Murah

Admin AlatBekamMurah.Com HP : +6289671686027, BB : 2bc076b7

Check Also

Berhubungan Seksual Ketika Sudah Tua

Siapa katakan pasangan suami istri tidak butuh berhubungan seksual ketika sudah tua? Berdasar pada riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Halo, klik salah satu CS di bawah untuk menghubungi kami

Klik utk chat via WhatsApp
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.